Iman kepada Malaikat: Pengertian, Jumlah, Sifat, Tugas dan Hikmahnya

Iman kepada Malaikat adalah meyakini keberadaan para malaikat yang merupakan hamba Allah yang senantiasa taat kepada-Nya.
Total
1
Shares
Iman kepada Malaikat
sumber: canva
Kasih bintang post

GenQu Media—Dalam ajaran Islam, keyakinan terhadap malaikat merupakan salah satu aspek fundamental iman. Terdapat banyak malaikat yang memiliki tugas-tugas khusus dalam menjalankan peran mereka sebagai pelayan Allah swt.

SahabatQu, sebagaimana dikutip dari mawdoo3.com dalam tulisan ini, kita akan membahas tentang pengertian iman kepada malaikat, jumlah malaikat, sifat-sifatnya, tugas mereka, dan hikmahnya.

Pengertian

Malaikat dalam bahasa Arab berarti jamak dari kata “malak” yang artinya utusan. Malaikat disebut juga sebagai “Mursal” karena mereka adalah utusan Allah yang menjadi perantara Allah dengan para nabi-Nya dan kepada hamba-hamba-Nya yang diutus kepada mereka.

Malaikat adalah makhluk dari ciptaan Allah swt. Mereka diciptakan Allah dari cahaya (nur). Mereka tidak mendurhakai perintah Allah, melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya, tidak memiliki gender laki-laki atau perempuan, tidak makan, tidak minum, tidak lelah, tidak merasa letih, tidak menikah, dan hanya Allah yang mengetahui jumlah mereka.

Iman kepada Malaikat adalah meyakini keberadaan para malaikat yang merupakan hamba Allah yang mulia. Mereka adalah utusan antara-Nya dengan rasul-rasul-Nya, taat kepada Allah, diciptakan-Nya dari cahaya untuk beribadah kepada-Nya. Mereka bukan anak-anak atau keturunan Allah, bukan juga sekutu, mitra, atau sesembahan-Nya, dan jumlah mereka sangat banyak.

Sifat dan Jumlah Malaikat

Malaikat tidak memiliki sifat-sifat manusia. Allah telah membedakan mereka dengan sejumlah sifat, yang akan dijelaskan sebagai berikut:

Sifat-Sifat Malaikat.

  1. Allah telah mengkhususkan malaikat dengan sejumlah sifat keberadaan yang disebutkan dalam teks-teks Al-Qur’an. Di antaranya:
  2. – Hamba-hamba yang dimuliakan.
  3. – Tidak pernah berhenti dalam ibadah kepada Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi.
  4. – Selalu bertasbih (memuji) Allah.
  5. – Tidak sombong dalam beribadah kepada Allah.
  6. – Melaksanakan segala perintah-Nya.

Jumlah Malaikat

Allah swt. menciptakan malaikat dalam jumlah yang sangat besar. Hanya Dia yang bisa menghitungnya. Dalam riwayat Isra dan Mi’raj, dijelaskan sebagai berikut. Dari Malik bin Sha’sha’ah al-Anshari ra., Rasulullah saw. bersabda,

فَرُفِعَ لي البَيْتُ المَعْمُورُ، فَسَأَلْتُ جِبْرِيلَ، فَقالَ: هذا البَيْتُ المَعْمُورُ يُصَلِّي فيه كُلَّ يَومٍ سَبْعُونَ ألْفَ مَلَكٍ، إذَا خَرَجُوا لَمْ يَعُودُوا إلَيْهِ آخِرَ ما عليهم

Kemudian dibangunkanlah untukku Bait al-Ma’mur. Aku bertanya kepada Jibril, beliau menjawab, ‘Ini adalah Bait al-Ma’mur. Setiap hari, tujuh puluh ribu malaikat memasukinya, dan ketika mereka keluar, mereka tidak akan kembali lagi.’” (HR. Bukhari)

Dari Anas bin Malik ra., Rasulullah saw. bersabda,

أَطَتْ السماءُ وحق لها أن تَئِطَّ ؛ ما فيها موضِعُ أربعِ أصابِعَ إلا ومَلَكٌ واضِعٌ جبهَتَهُ لله ساجدًا

“Langit telah merasa sempit padanya, padahal langit memiliki ukuran yang empat jari, kecuali terdapat seorang malaikat yang meletakkan dahinya di atas tanah sebagai rukuk (sembah sujud) kepada Allah.” (HR. Tirmidzi)

Kemampuan dan Tugas Malaikat

Allah menciptakan malaikat dengan kemampuan yang luar biasa, seperti yang Allah firmankan,

الْحَمْدُ لِلَّـهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَّثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ إِنَّ اللَّـهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

"Segala puji bagi Allah, pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat-malaikat sebagai utusan, memiliki sayap-sayap dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan dalam penciptaan apa yang dikehendaki-Nya. Sungguh Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Fathir: 1)

Malaikat memiliki tingkatan yang berbeda antara satu dengan yang lain, dan yang paling agung di antara mereka adalah Jibril as. Dalam riwayat dari Abdullah bin Mas’ud, Nabi saw. bersabda,

أنَّه رَأَى جِبْرِيلَ له سِتُّ مِئَةِ جَنَاحٍ

“Aku melihat Jibril memiliki enam ratus sayap.” (HR. Bukhari)

Mereka memiliki kemampuan untuk berubah wujud menjadi sosok manusia, serta memiliki kecepatan dalam berpindah dan bergerak. Dengan kemampuan yang luar biasa ini yang diberikan oleh Allah swt.

10 Malaikat dan Tugasnya

Ada 10 malaikat yang wajib diketahui oleh setiap muslim. Mereka bertanggung jawab atas berbagai tugas sebagai berikut:

  1. Malaikat Jibril adalah malaikat yang dikenal sebagai pemberi wahyu kepada para nabi. Tugas utamanya adalah menyampaikan pesan-pesan Ilahi kepada para rasul sebagai pedoman bagi umat manusia.
  2. Malaikat Mikail bertugas mengatur urusan rezeki, cuaca, dan kelestarian alam semesta. Ia memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam dan memberikan rezeki kepada makhluk hidup.
  3. Malaikat Israfil bertugas meniup sangkakala saat hari Kiamat tiba. Ia akan mengumumkan akhir dunia dan menghidupkan kembali semua makhluk untuk menghadap perhitungan terakhir.
  4. Malaikat Izrail bertugas mencabut nyawa setiap makhluk hidup ketika saatnya tiba. Ia adalah malaikat yang memisahkan roh dari jasad manusia.
  5. Malaikat Munkar dan Nakir bertugas mengajukan pertanyaan di dalam kubur setelah kematian. Mereka akan menguji keimanan dan amal kebaikan seseorang serta memberikan gambaran awal tentang keadaan akhirat.
  6. Malaikat Raqib dan Atid berperan sebagai pencatat amal perbuatan manusia. Malaikat Raqib memiliki tugas mencatat amal baik. Sedangkan Malaikat Atid bertanggung jawab untuk mencatat amal buruk. Keduanya bekerja sebagai saksi atas setiap tindakan manusia.
  7. Malaikat Ridwan merupakan penjaga pintu surga. Tugasnya adalah menerima dan menyambut para penghuni surga dengan penuh kebaikan dan rasa sukacita.
  8. Malaikat Malik adalah penjaga pintu neraka. Ia memiliki tugas menjaga para penghuni neraka dan menjalankan hukuman yang diberikan Allah kepada mereka.

Hikmah yang Bisa Dipetik

Beriman kepada malaikat merupakan salah satu pilar fundamental dalam ajaran Islam yang tidak hanya menguatkan iman kita, tetapi juga memiliki sejumlah hikmah yang menginspirasi hidup kita. Melalui keyakinan ini, kita dapat mengambil pelajaran berharga dan memperdalam hubungan spiritual dengan Sang Pencipta. Inilah beberapa hikmah yang dapat kita peroleh:

Pengingat Kehadiran Allah

Beriman kepada malaikat mengingatkan kita akan kehadiran Allah yang tak terlihat namun senantiasa hadir di sekeliling kita. Malaikat adalah utusan-Nya yang bertugas menjalankan perintah-Nya, dan keyakinan ini membawa kita lebih dekat dengan kehadiran Ilahi dalam setiap aspek kehidupan.

Ketaatan Malaikat

Malaikat adalah makhluk suci yang taat dan patuh kepada Allah tanpa cela. Mereka menjalankan tugas-tugasnya dengan sempurna dan tanpa kesalahan. Dari sini, kita dapat mengambil inspirasi untuk menjalani hidup dengan penuh ketaatan, integritas, dan mengedepankan kebenaran dalam segala hal yang kita lakukan.

Merasa Senantiasa Diawasi Allah

Keyakinan kepada malaikat membawa pemahaman tentang pengawasan Allah terhadap tindakan dan perbuatan kita. Kita selalu diperhatikan oleh malaikat yang mencatat setiap amal baik dan buruk yang kita lakukan. Hal ini merangsang kita untuk senantiasa berusaha berbuat baik dan menjauhi yang buruk.

Keyakinan pada Alam Ghaib

Hikmah lain dari beriman kepada malaikat adalah memahami bahwa alam ghaib memiliki pengaruh signifikan terhadap dunia nyata. Keyakinan ini membuka pikiran kita untuk realitas yang lebih luas dan mengajak kita untuk menjalani kehidupan dengan kesadaran akan aspek-aspek spiritual.

Perlindungan dari Makhluk Jahat

Malaikat juga memiliki peran dalam melindungi manusia dari pengaruh negatif jin dan setan. Beriman kepada malaikat memberi rasa aman dan perlindungan spiritual, mengingatkan kita bahwa kita tidak pernah sendirian dalam menghadapi cobaan dan godaan.

Dengan beriman kepada malaikat, kita memperoleh hikmah yang membawa keberkahan dan kedamaian dalam hidup kita. Keyakinan ini bukan hanya sekadar doktrin, tetapi juga sumber inspirasi untuk menjalani hidup dengan penuh ketaatan terhadapat Allah. Dengan menghayati hikmah ini, kita dapat memperdalam ikatan spiritual dengan Allah dan mengintegrasikan nilai-nilai luhur dalam setiap aspek kehidupan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like