Keutamaan dan Manfaat Membaca Surah Al-A’raf

Al-A’raf mengandung arti ruang tinggi yang memisahkan surga dan neraka. Lantas bagaimanakah keutamaan Surah Al-A’raf?
Total
0
Shares
Surah Al-A'raf
sumber: perchance.org
5/5 - (1 vote)

GenQu Media—SahabatQu, mari kita menjelajahi keindahan dan kedalaman Surah Al-A’raf dalam Al-Quran. Surah ini mengajak kita untuk merenungkan hakikat keberadaan manusia, hubungannya dengan Tuhan, serta janji dan ancaman-Nya terhadap perbuatan manusia.

Sebagai mana GenQu Media kutip dari islamwp.com, simak penjelasan mengenai surah ini.
Terdiri dari 206 ayat, Al-A’raf adalah surah ketujuh dari Al-Quran. Dalam bahasa Arab, surah ini disebut Surah Al-A’raf yang diambil dari ayat nomor 46 dan 48. Surat ini juga disebut “Surat Penyucian”. Surat Makkiyah ini berisi Ayat Sajdah pada ayat terakhirnya dan merupakan salah satu Surat terpanjang dalam Al-Quran..

Apa yang dimaksud dengan Al-A’raf?

Al-A’raf mengandung arti ruang tinggi yang memisahkan surga dan neraka. Ini adalah tempat orang-orang dengan perbuatan baik (kebaikan) dan perbuatan buruk (dosa) yang sama pergi. Untuk menjelaskannya secara sederhana, seperti yang dijelaskan beberapa ulama Islam, Al-A’raf adalah semacam tembok berpagar yang berfungsi sebagai penghalang antara surga dan neraka. Allah swt. berfirman:

“Akan ada penghalang antara Surga dan Neraka. Dan di atas ‘puncak-puncak’ penghalang itu akan ada orang-orang yang akan mengenal ‘penghuninya’ baik dari penampilan mereka. Mereka akan berseru kepada penghuni Surga, “Salam sejahtera bagi kamu!” Mereka belum masuk Surga, tetapi sangat berharap.” (Surah Al-A’raf 7:46).

Allah swt. melanjutkan dalam ayat ke-48: “Mereka di puncak-puncak akan berseru kepada beberapa ‘penguasa dalam Api’, yang akan mereka kenali dari penampilan mereka, berkata, “Jumlah besar dan kesombonganmu tidak berguna ‘hari ini’!”. Ayat ini hampir memiliki makna yang sama dengan ayat sebelumnya: orang-orang Al-A’raf bukanlah bagian dari surga maupun neraka. Namun, penghuni puncak akan mengenali baik orang-orang surga maupun mereka yang di neraka.

Apa yang dibahas dalam Surah Al-A’raf?

Surah ke-7 dari Al-Quran juga merupakan undangan kepada Tawhid (keesaan Allah). Namun, sejarah manusia dan Setan, hukuman dari Allah Yang Maha Kuasa, dan Hari Pengadilan juga merupakan beberapa tema yang sering muncul dalam Surah ini.

Apa yang diajarkan oleh Surah Al-A’raf?

Seperti banyak surah lain dalam Al-Quran, Surah Al-A’raf juga penuh dengan pelajaran dan moral. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Islam adalah agama yang benar dan kita semua diundang untuk memeluknya.
  2. Rahmat Allah adalah tak terbatas dan Dia Yang Maha Kuasa telah memberikan banyak nikmat kepada kita.
  3. Hukuman Allah tidak terhindarkan bagi mereka yang mengabaikan dan meremehkan perintah-Nya karena Dia adalah Yang Maha Kuasa dan bijaksana.
  4. Kesombongan dapat mengarah pada kehancuran. Islam adalah agama kerendahan hati dan kesederhanaan.
  5. Terakhir namun tidak kalah pentingnya, menjaga penampilan dan tampilan fisik tidaklah dilarang. Malah, hal tersebut dipromosikan terutama untuk Salat Jumat. Namun, pakaian terbaik adalah ketakwaan.

Manfaat Membaca Surah Al-A’raf

  1. Menurut beberapa ulama, Surah ini bertindak sebagai penghalang antara Setan dan pembacanya pada Hari Pengadilan.
  2. Membaca Surah ini juga bertindak sebagai saksi atas nama pembacanya pada Hari Pengadilan.
  3. Menguatkan iman seseorang dan mempersiapkannya untuk hari kiamat.
  4. Juga digunakan untuk perlindungan dari kejahatan dan mata jahat.
  5. Terakhir namun tidak kalah pentingnya, diriwayatkankan bahwa Nabi Muhammad (saw) biasa membaca Surah ini untuk Salat Maghrib. “Rasulullah membaca Surat Al-A’raf dalam shalat maghrib dan membaginya antara dua rakaat” (Sunan an-Nasa’i). Hal ini menunjukkan betapa pentingnya surah ini. Oleh karena itu, kita juga seharusnya melakukannya dan mengikuti praktik-praktik nabi.

Secara keseluruhan, Surah Al-A’raf memberikan wawasan berharga tentang perjalanan hidup kita dan hari Pengadilan. Lebih penting lagi, ini adalah pengingat yang baik tentang keadilan Allah dan pengadilan yang adil. Oleh karena itu, adalah tanggung jawab kita untuk bekerja keras untuk mendapatkan keridhaan-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like