Mengapa Rasulullah Begitu Dicintai?

Kasih bintang post

GenQu Media—Allah menjadikan Rasulullah saw. sebagai model terbaik untuk umat manusia. Rasulullah saw., manusia yang paling disanjung di seluruh alam.

Ada pertanyaan mendasar, mengapa Nabi Muhammad saw. begitu dicintai oleh umatnya melebihi cinta mereka pada anak, istri, keluarga dan kerabatnya?

Ini pula yang membawa sebagian besar Orientalis barat (orang Barat yang mempelajari budaya timur dan Islam) memutuskan untuk masuk Islam (mualaf).

Manusia Mulia Paling Disanjung

Rasulullah saw. adalah manusia yang terpuji. Tidak ada manusia di kolong langit ini, yang pernah Allah swt ciptakan, yang memiliki sifat sifat kesempurnaan kecuali Muhammad saw.

Ini adalah suratan takdir dari Nya. Karena Dialah yang berkuasa. Atas segala sesuatu di alam raya ini serta apa apa yang di buat oleh-Nya.

Kesempurnaan fisik (Kekuatannya di atas rata rata manusia biasa, memiliki wajah yang tampan, postur tubuh yang ideal, tidak terlalu tinggi juga tidak terlalu pendek, badannya tegap, dan lain lainnya). Termasuk nonfisik (kecerdasannya, akhlaknya, adab budi pekerti, semangat juangnya, keyakinannya dan lain lainnya).

Semua gambaran diri Rasulullah saw ada dalam al-Qur’an dan hadis Nabi. Tidak ada manusia yang kisah hidupnya (biografinya) begitu lengkap dan selalu ditulis ulang oleh para intelektual manusia di negara negara Barat dan Timur, kecuali beliau Muhammad saw.

Beliau di puji oleh musuh musuhnya (Abu Shofyan, Abu Jahal, Abu Lahab, kaisar Romawi dan lain lainnya). Dicintai oleh para Shahabatnya. Diindukan oleh umatnya sepanjang zaman. Didoakan oleh para nabi nabi lainnya. Diharapkan kehadirannya oleh para pencari kebenaran. Ditulis dengan tinta emas oleh para orientalis Barat (orang kafir Barat yang mempelajari Islam).

FYI: Menelusuri Jejak Gemilang Dinasti Umayyah

Bukti Kesempurnaan Rasulullah

SahabatQu, inilah beberapa bukti kesempurnaan Nabi Muhammad saw.

Pujian dari Allah

Allah swt. berfirman:

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

“Dan sesungguhnya engkau (muhammad) memiliki akhlaq (pemahaman agama) yang Agung.” (QS. Al-Qalam: 4)

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu.” (QS. Al-Ahzab: 21)

Dan semua bukti itu semua adalah adanya Al-Qur’an dan As-sunnah (hadis), juga Atsar Sahabat.

Pujian dari Para Nabi

Seluruh para nabi telah mengetahui nama nabi akhir zaman ( penutup para nabi) karena namanya telah tertulis di kitab suci ( kitab dari langit, Taurat, Zabur dan Injil) serta tertulis sifat sifat beliau, karakter, kesempurnaan dan keagungannya. Juga nama beliau tertulis di singgasana langit sebelum adam di ciptakan. Semua para nabi mengagumi beliau atas kesempurnaan sifat beliau dan Risalahnya.

Pujian dari Sahabat

Tidak ada manusia yang begitu di cintai oleh para Shahabatnya, kecuali Muhammad saw. Siapa pun yang melihat (bertemu) dengan beliau pasti akan menyukainya. Para kaum Fakir dan Miskin sangat bangga sekali bisa berkumpul dengannya. Semua Shahabat bersepakat bahwa beliau (Muhammad) lebih indah dari bulan purnama, lebih bijak dari penguasa manapun, lebih perhatian kepada umatnya dari

Pemimpin manapun, singkat cerita beliau manusia paling istimewa dan tidak pernah ada manusia seperti beliau baik sebelumnya maupun sesudahnya.

Abu Sufyan berkata ” aku tidak pernah melihat suatu kaum yang sangat mencintai Shahabatnya melebihi para Shahabat Muhammad”.

Zaid bin Ad Datsinah berkata ” demi Allah, aku sama sekali tidak inggin jika Muhammad terkena duri di rumahnya sedangkan aku duduk bersama keluargaku”.

Pujian dari Umatnya

Banyak sekali umatnya yang begitu mencintainya. Hampir semua umatnya merindukannya, mencintainya, mengharapkan syafaatnya, dan bisa bertemu dengannya meski dalam mimpi.

Hal ini bisa kita lihat dari sejarah peradapan Islam yang menceritakan para Ulama pengagum Rasulullah saw. Bisa di katakan jumlahlah lebih dari ratusan ribu bahkan sepanjang zaman. Ulama pengagum beliau. Rata rata mereka menuangkan kedalam karya karya mereka dalam bentuk puisi, prosa, sajak dan kitab Sirah Rasulullah (biografi).

Shalawat Burdah karangan Al Imam Al Bushiri (lahir 608 H / 1211 M) merupakan bukti nyata kecintaan umatnya bagi beliau. Shalawat yang tidak lekang oleh waktu dan zaman serta telah di hafalkan oleh jutaan kaum muslimin di seluruh dunia.

Juga kitab Al Barzanji yang merupakan kitab Sirah dalam bentuk syair yang sudah di hafal oleh jutaan umat Islam. Dan Maha Guru Para Pecinta Rasulullah adalah Syekh Yusuf An Nabhani, yang merupakan ulama Besar dari Palestina yang memiliki karya yang banyak sekali dan memiliki karamah yang luar biasa.

Juga tak kalah hebatnya Shalawat Tarhim (shalawat yang sangat terkenal di Nusantara). Shalawat Tarhim biasanya di kumandangkan sebelum waktu subuh tiba. Ini biasa di lakukan di masjid masjid di seluruh Jawa dan Nusantara sejak 1980 an sampai sekarang.

FYP: Kitab Kuning, Orisinilitas Keilmuan Islam

Kitab Sirah Rasulullah

Kitab kitab yang terkenal yang mengisahkan kehidupan Rasulullah saw, antara lain:

  1. Sirah Ibnu Ishak (yang menjelaskan Biografi Muhammad)
  2. Sirah Ibnu Hisyam, kitab yang menjelaskan lebih detail dari Ibnu Ishak.
  3. Al-Maghazi, kitab karangan Syekh Al Waqidi.
  4. Sirah Attabary, kitab karangan Imam Atthabary.
  5. Al Wafa, karangan Imam Ibnu Al Jauzy.
  6. Syamail Muhammadiyah, karangan Al Imam At Tirmidzi.
  7. Jaami ‘us Sirah, karangan Al Imam Ibnu Al Qayyim Al Jauziyah.
  8. Zaadul Ma’aad fii Huda wa Khairil ‘ibad, karangan Al Imam Ibnu Al Qayyim Al jauziyah.
  9. Ar-Rasul, karangan Syekh Sayyid Qutub.
  10. Fiqhus Sirah, karangan Syekh Muhammad Al Ghazali.
  11. Sirah Nabawiyah, karangan Prof. Dr. Ali Muhammad Syahlabi.
  12. Kelengkapan Tarikh Muhammad saw, di tulis oleh Prof. Dr. Moenawar Cholil, ulama asal Nusantara.

Dan masih banyak lagi ribuan kitab biografi Rasulullah yang di tulis oleh para sarjana muslim di seluruh dunia.

Pujian Orientalis

Rasulullah
canva

Michael Heart, orientalis abad ini, telah menulis di salah satu karyanya yang sangat fenomenal (100 tokoh dunia yang paling berpengaruh) beliau menempatkan Muhammad saw. sebagai orang nomor satu di dunia yang paling bisa mempengaruhi dunia dalam kebaikan.

Orientalis German, Dr. Theodore Norldeke (1836 M) mengatakan, “Al-Qur’an turun kepada Muhammad, nabinya kaum muslim, Bahkan nabinya dunia, karena dia datang dengan agama besar ke dunia ini. Karena kita tidak pernah membaca kisah Muhammad selain sifat-sifat kesempurnaan belaka, maka layak dia mendapatkan penghormatan.”

Orientalis Belanda, Rhinhard Dozy (1820) mengatakan, “Muhammad tela datang dengan pelajaran yang meningkatkan derajat kemanusiaan ke alam kesempurnaan.”

Orientalis Perancis, Edward Montet (1856) mengatakan, “Muhammad adalah seorang yang luhur akhlaknya, baik pergaulannya, lembut tegur sapanya, tepat hikmah-hikmahnya, jujur kata katanya. Adapun sifat utamanya adalah kebenaran antara apa yang diucapkannya dan diterima.”

Gustave Lebon (1841) mengatakan “Sesungguhnya Muhammad, meski dia dituduh dengan berbagai tuduhan keji, namun dia telah tampil dengan hikmah yang berlumpah ruah, bersikap lapang dada, murah hati terhadap ahlu zimmah ( warga negara nonmuslim). Dan telah membebaskan negara yang luas sekali dari cengkraman Romawi dan Parsia, serta mengangkat derajat warganya di atas semua warga dunia”.

Orientalis Swedia, Monsieur Casanova (1837) mengatakan, “Penting kiranya bagi saya untuk pertama menyatakan dengan terus terang, bahwa saya sama sekali tidak bisa menerima semua teori yang meragukan kejujuran Muhammad.

Biografi nabi Arab itu dari awal hingga akhir menunjukan, bahwa dia suatu kepastian yang terpelihara dan terpercaya. Dan masih banyak lagi pujian yang di lontarkan para orientalis Barat di seluruh Dunia.

MotivasiQu: Cara Islami Atasi Overthinking

Pujian dari Musuhnya

Seluruh musuh musuhnya (orang Musrik Makkah, Tokoh Yahudi, Huyyay bin Akhtab, Tokoh Nasrani, Raja Romawi, Heraklius, dan Raja persia) semuanya mengakui kebenaran Risalah muhammad saw.

Bahkan Raja Heraklius ( Raja Romawi) mengakui bahwa kekuasan Muhammad ( agama Islam) akan mengalahkan kekuasaan dia ( agama Nasrani). Dia mengucapkan hal tersebut pada saat berada di wilayah kekuasaannya di Palestina, dan agama Islam waktu itu masih sedikit pemeluknya.

Hanya saja, karena dorongan nafsu, serta kepentingan duniawiyah yang menyebabkan mereka mengingkari (menolak) Risalah Muhammad (Syariat Islam) yang Agung itu.

Alam pun Merindukannya

Tangisan sebatang pohon kurma yang rindu pada Rasulullah saw. Yang di saksikan oleh para Sahabat. Sebagaimana dikisahkan dalam riwayat Imam Bukhari.

Ketika beliau sedang berkutbah pada hari jum’at, Nabi saw duduk diatas mimbar, tetapi batang kurma yang biasa di jadikan tempat nabi berkutbah menangis, hingga hampir terbelah. Beliau bersabda,” dia menangis karena berpisah dengan zikir yang biasa dia dengar (HR. Bukhari, nomor 2095)

Beliau berbicara dengan pohon, kijang, serta biawak. Dan hewanpun mengakui kenabian Muhammad saw. sebagaimana dikisahkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya, dari Abu sa’id Al Khudri.

Al Hafizh Ibnu Hajar dalam fath Al Bari’ mengatakan, “Anas menyebutkan bahwa apabila Al Hasan (pembesar Tabi’in) menyampaikan hadits ini, dia berkata, “Wahai kaum muslimin, sebatang kayu itu merintih karena rindu bertemu dengan Rasulullah saw, kalian seharusnya lebih berhak untuk merindukan beliau.”

Subhanallah, Maha suci Allah yang telah menciptakan hamba-Nya, Nabi Muhammad saw dengan segala kesempurnaannya. Dan juga kesempurnaan Risalah Islam yang merupakan hadiah dari-Nya, kepada umat Islam dan manusia seluruh alam. Apakah kita sebagai umatnya sudah benar benar mencintainya?

Ya Allah, jadikanlah kami dan teman kami selalu mencintai Rasul-Mu yang mulia, Muhammad saw. Amin. [Ustaz Abdurrahman Nafi’ Gunawan]

1 thought on “Mengapa Rasulullah Begitu Dicintai?”

Leave a Comment