Kenapa Rasulullah Menyebutnya Lelaki Penghuni Surga?

Rasulullah saw. tiba-tiba bertutur, “Sebentar lagi, akan muncul di antara kalian seorang lelaki penghuni surga.”
Total
1
Shares
Penghuni Surga
GenQu Media
5/5 - (1 vote)

GenQu Media—Anas bin Malik menuturkan sebuah kisah tentang seorang lelaki yang oleh Rasulullah saw. disebut sebagai penghuni surga. Kisahnya sangat sederhana tapi sangat menyentuh hati.

Tiga Malam Bersama Penghuni Surga

Suatu hari, kami duduk bersama Rasulullah saw. Tiba-tiba, Beliau bertutur, “Sebentar lagi, akan muncul di antara kalian seorang lelaki penghuni surga.”

Maka muncullah seorang lelaki Anshar dengan janggutnya yang basah karena wudhu, sambil memegang kedua sandalnya dengan tangan kiri.

Keesokan harinya, Rasulullah kembali berkata seperti sebelumnya, “Tunggulah, akan muncul di hadapan kalian seseorang penghuni surga.” Dan benar, orang yang sama datang lagi. Rasulullah mengulang perkataan tersebut selama tiga hari berturut-turut.

Setelah majelis Rasul selesai, Abdullah bin Amr bin al-Ash berusaha mengikuti lelaki itu. Dia mendekatinya dan berkata, “Aku sedang berselisih dengan ayahku. Saya berjanji tidak akan bertemu dengannya selama tiga hari. Bisakah saya menginap di rumahmu selama waktu itu?”

Lelaki Anshar setuju, dan Abdullah mengikuti orang itu ke rumahnya, tinggal di sana selama tiga malam. Selama waktu itu, Abdullah ingin melihat ibadah apa yang dilakukan oleh orang itu sehingga Rasulullah menyebutnya sebagai penghuni surga. Namun, dia tidak melihat sesuatu yang istimewa dalam ibadah orang tersebut.

Iqra! Penaklukan Labirin Pikiran: Ulasan Buku Overthinking

Tidak Ada Amalan yang Istimewa

Penghuni Surga
GenQu Media

Selama tiga hari itu, dia tidak melihat amal istimewanya. Akhirnya, Abdullah bertanya, “Wahai hamba Allah, sebenarnya saya tidak sedang bertengkar dengan ayahku. Saya juga tidak menjauhinya. Namun saya mendengar Rasulullah berkata tentangmu sampai tiga kali, ‘Akan datang seseorang penghuni surga.’ Saya ingin melihat amalmu agar saya bisa menirunya. Mudah-mudahan, dengan amal yang sama, saya bisa mencapai kedudukanmu.”

Lelaki Anshar itu membalas, “Amal yang saya lakukan sama dengan yang kamu saksikan.”

Ketika Abdullah hendak pulang, lelaki itu memanggilnya, lalu berkata, “Demi Allah, amalanku tidak lebih dari yang kamu lihat. Hanya saja, saya tidak pernah merasakan dengki terhadap orang lain karena kebaikan yang Allah berikan kepada mereka.”

“Ini menunjukkan seberapa suci hatimu dari pikiran negatif dan rasa iri terhadap sesama muslim. Mungkin inilah yang membawamu ke tempat yang terhormat ini. Dan ini adalah hal yang sulit bagi kami untuk lakukan,” kata Abdullah pada akhirnya.

Kisah di atas merupakan potongan kisah yang dinukil dari buku berjudul Tiga Malam Bersama Penghuni Surga (3MBPS). Kisah ini menjadi kisah pembuka sekaligus menjadi judul bukunya. Buku ini memuat beragam kisah romantik sahabat dan sahabiyat Nabi Muhammad saw.

FYP: So Sweet, Nabi Mencintaimu

Intisari 3MBPS

Buku ini terbagi dalam dua bagian yang memukau. Bagian pertama mengisahkan keseharian para sahabat Nabi saw., sedangkan bagian kedua merangkai kisah-kisah sahabiyat di sekitar Nabi Muhammad saw. Kisah-kisah ini tidak hanya fenomenal, tetapi juga mempesona, menjadikannya sebagai panutan bagi umat Islam sepanjang masa.

Cerita-cerita yang terangkai dalam buku ini membawa kita melintasi dua era penting: saat Rasulullah saw. berdakwah di Makkah dan ketika ia membangun masyarakat Islam di Madinah. Termasuk di dalamnya adalah momen luar biasa saat para sahabat melakukan hijrah ke negeri yang baru, menciptakan lembaran sejarah yang penuh inspirasi.

Keistimewaan 3MBPS

Nikmatilah keunggulan buku ini, di mana sebagian besar ceritanya masih tersembunyi dari pengetahuan umum. Saat menyelami halaman-halamannya, kita akan terpesona oleh keimanan, ketulusan, dan keagungan pribadi para sahabat dan sahabiyat.

Cerita-cerita ini disampaikan dengan gaya penceritaan yang unik, menciptakan pengalaman membaca seolah-olah sedang menyusuri halaman-halaman novel yang memukau. Mengikuti setiap cerita dalam buku ini, pembaca akan dihantarkan ke dalam kehidupan para sahabat dan sahabiyat yang luar biasa.

Buku ini bukan sekadar kumpulan cerita; ia adalah sumber inspirasi. Dalam menghadapi tantangan-tantangan sulit yang melanda, para sahabat dan sahabiyat mampu menyelesaikannya dengan cara yang memukau, menghadirkan akhir cerita yang indah dan menggugah hati.

Muslim Hack: Tata Cara Shalat Taubat yang Benar Sesuai Sunnah Nabi

Profil Penulis

Siapakah penulis buku Tiga Malam Bersama Penghuni Surga? Buku ini ditulis oleh Fuad Abdurrahman, penulis bestseller The Great of Two of Umars. Dia sudah menulis lebih dari 35 karya islami yang inspiratif Islam. Penulisnya sudah dua kali meraih IBF Award untuk karya-karyanya yang luar biasa: Senyumlah Bunda, sebuah karya fiksi anak yang memenangkan penghargaan buku Islam Terbaik pada tahun 2011, dan Keluarga yang Diberkahi, sebuah karya nonfiksi anak yang meraih gelar buku Islam Terbaik pada tahun 2017.

Spesifikasi Buku

Berat: 334 g
Dimensi: 21 × 14 × 3 cm
Cetakan: Juni 2023
Halaman: 334
Cover: Soft Cover
Penulis: Fuad Abdurahman
Penerbit: Rene Islam

SahabatQu juga bisa mendapatkan diskon spesial dengan mencantumkan kode kupon GENQUMEDIA untuk pemesanan di sini. 
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like