3 Tips Sederhana Manajemen Waktu

5/5 - (1 vote)

GenQu Media—SahabatQu, di Grup WhatsApp Rumah Sakinah yang dikelola oleh Pondok Digitalpreneur Abdurrahman bin Auf, Cirebon, salah seorang member bertanya, bagaimana kiat-kiat mengatur waktu, meskipun banyak amanah, tugas atau tanggung jawab?

Dalam hiruk-pikuk kehidupan yang serba cepat dan penuh tanggung jawab, seringkali kita merasa terjebak dalam laju waktu yang tak terkendali. Namun, sebagai insan yang diberi akal dan kemampuan, kita memiliki potensi untuk mengelola atau menerapkan manajemen waktu dengan bijak.

Urgensi Waktu dalam Islam

Untuk bisa mengatur waktu ada ada baiknya kita terlebih dahulu memperbarui mindset dan pemahaman kita tentang urgensi waktu. Bagaimana kita pahami, urgensi waktu dalam Islam mendapatkan perhatian yang sangat besar. Allah sudah bersumpah atas nama waktu.

Banyak waktu yang dijadikan sebagai sumpah Allah. Wadh-dhuhā (demi waktu dhuha), wal-lail (demi waktu malam), wal-‘ashr (demi waktu ashar) dan masih banyak lagi. Itu artinya Allah meng- highlight bahwa waktu itu demikian penting sehingga kita harus mengoptimalkan waktu.

Memang hidup di zaman sekarang semuanya terasa serbasibuk dan serbainstan. Sering mikir, waktu saat ini terasa sangat singkat. Baru saja Selasa udah Selasa lagi. Baru saja Jumat udah Jumat lagi. Jadi sepekan itu udah nggak kerasa. Kilat, cepat banget. Baru aja Agustus ya udah September lagi baru aja Februari udah Maret lagi.

Sementara di waktu yang singkat dan waktu yang mepet kita sering dihadapkan pada kondisi harus mengerjakan banyak hal. Itu tentu kita harus menyikapinya dengan benar-benar bijak dan melakukan aksi dengan cerdas. Kita harus bisa menuntut diri kita sendiri mampu mengatur waktu dengan cerdas dan bijak.

Dalam Islam, setiap detik merupakan anugerah yang harus dimanfaatkan secara optimal. Dengan memahami hal ini, kita tentu perlu berupaya untuk bisa menemukan kiat-kiat efektif untuk manajemen waktu dengan lebih baik, sehingga mampu menjalani amanah dan tanggung jawab kita dengan lebih efisien dan bermakna.

Cara Efektif Manajemen Waktu

Berikut kiat-kiat efektif yang bisa dilakukan untuk bisa mengatur waktu:

Tentukan Skala Prioritas

Kita harus bisa menentukan skala prioritas. Prioritas pertama dan utama mana dulu yang harus kita kerjakan. Apakah ini masuk yang darurat, yang penting, yang urgent, yang apakah yang tidak penting. Jadi kita harus memilah aktivitas mana nih yang paling penting yang harus dikerjakan. Mulailah dari yang sangat penting dulu baru diikuti dengan aktivitas lain.

Tentukan prioritas utama. Jangan semua dianggap penting. Kalau menganggap semua penting jadinya kita akan membuat kita sendiri yang jadi tertekan jadi stres dalam menjalani rutinitas tanggung jawab dan amanah yang akan dikerjakan.

Kurang Wasting Time

Kemudian kedua, mungkin lebih dikurangi buang-buang waktu atau memubazirkannya dengan aktivitas yang tidak bermanfaat. Kenapa ini perlu dilakukan? Karena tentu kita paham kita punya banyak amanah punya banyak tugas dan tanggung jawab. Jadi, hal-hal yang tidak penting itu sebaiknya ditinggalkan saja.

Apa saja contoh aktivitas tidak penting? Kayak terlalu lama scroll sosial media, terlalu lama Tiktok, Facebook, Instagram dan lain-lain. Sekali lagi ini bukan berarti tidak boleh bersosial media tapi perlu disiplin untuk membatasi diri supaya waktu tidak habis hanya untuk bersosial media.

Akan lebih baik jika menggunakan sosial media itu dibatasidibatasi. Kita perlu menerapkan disiplin diri yang ketat supaya berbagai hidup, amanah, dan tanggung yang lebih wajib dan penting itu bisa tuntas dan tidak molor waktunya.

Libatkan Allah

Terakhir, jangan pernah mengandalkan kemampuan diri sendiri karena kita itu lemah. Kita itu makhluk yang tanpa bantuan Allah kita tidak bisa apa-apa.

Jadi tetap libatkan Allah dalam semua rencana dan aktivitas harian. Libatkan Allah dengan cara bertawakal kepadanya artinya melibatkan Allah di awal aktivitas kita, di pertengahan aktivitas kita, dan juga di akhir aktivitas kita.

Jika kita sudah bertawakal, apa pun itu hasilnya mau telat ataupun mengalami kemungkinan terburuk kita sudah bertawakal kepada Allah dan berikhtiar mendisiplinkan diri dengan maksimal.

Kita ingatkan diri sendiri bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak tugas yang kita selesaikan, tetapi juga seberapa baik kita mengelola waktu yang telah diberikan oleh Allah.

Dengan memprioritaskan, mengeliminasi pemborosan waktu, dan senantiasa memohon pertolongan serta petunjuk-Nya, kita dapat melangkah dengan keyakinan menuju pencapaian yang lebih besar. Semoga uraian ini dapat menjadi pengingat yang bermanfaat bagi kita semua dalam meraih keberkahan dan kesuksesan dalam setiap langkah kehidupan kita.

Kita minta doa agar Allah melancarkan goal dan target kitam. Mintalah pada Allah agar target-target kita bisa terlaksana dengan baik. Wallahu’alam. Semoga Allah mudahkan kita semua. Amin Allahumma Amin.

Leave a Comment