Kata UAH: Jilbab, Penjagaan Allah untuk Muslimah

Kasih bintang post

GenQu Media—Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyampaikan pesan yang sangat berharga kepada kaum muslimah. Dalam ceramahnya yang inspiratif, ia menuturkan tentang pentingnya ketaatan pada hukum Allah dalam setiap aspek kehidupan mereka. UAH memaparkan tentang keutamaan takwa. Menurutnya, takwa menjadi sumber kebaikan.

Menjaga Hukum Allah

Dalam ceramahnya yang inspiratif, UAH mengajak kaum muslimah untuk merenungkan ketaatan pada hukum Allah. Ia menjelaskan betapa pentingnya ketaatan dalam kehidupan sehari-hari. Manusia diciptakan dalam kesempurnaan dan memiliki dua kecenderungan mendasar, yaitu potensi takwa sebagai sumber kebaikan dan potensi fujur sebagai sumber kejahatan sebagaimana Allah berfirman,

“Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) fujur (kefasikan) dan ketakwaannya. Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu. Merugilah orang yang mengotorinya.”
(QS Asy-Syams [40]: 8—10)

FYI: 5 Pesan UAH: Sukses di Masa Muda dengan Bimbingan Al-Qur’an

Takwa, Sumber Utama Kebaikan

Takwa merujuk pada kesadaran dan ketaatan kepada Allah dan menjadi inti dari semua tindakan baik. UAH menyebutkan, sifat-sifat mulia seperti kejujuran, ketenangan, rendah hati, dan kesabaran sebagai praktek nyata takwa dalam kehidupan sehari-hari. Takwa merupakan fondasi yang menghasilkan perilaku positif dan menjauhkan diri dari perilaku buruk.

Takwa vs Fujur

UAH menjelaskan dinamika perjuangan antara takwa dan fujur dalam diri manusia. Fujur atau fasik mengacu pada nafsu dan keinginan duniawi yang merugikan yang dapat merusak kebaikan. Allah berfirman,

“Sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku.” (QS. Yusuf [12]: 53)

Pada kenyataannya takwa dan fujur dalam jima manusia akan selalu bertampur. Sebagai muslim, kita sendiri yang berhak memilih mau menuruti dan mempertahankan yang mana. Semuana bergantung kepada kita yang menjalaninya.

StoryQu: Ketika Nabi Musa Membelah Lautan, Di Manakah Terjadinya?

Jaga Kehormatan dengan Jilbab

UAH memberikan perhatian khusus pada kaum muslimah, menguraikan pentingnya menutup aurat dengan mengenakan jilbab. Ia menyoroti perintah Allah untuk mengenakan jilbab sebagai bentuk menjaga kemuliaan dan menerapkan takwa dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenakan jilbab bukan hanya menarik hormat dari laki-laki, tetapi juga mencerminkan kesadaran takwa dalam diri para muslimah.

UAH menegaskan bahwa mengenakan jilbab adalah bentuk ketaatan kepada Allah. Selain menarik hormat dari laki-laki, ini juga merupakan perlindungan diri dan kehormatan bagi perempuan. Ia menunjukkan bahwa mengenakan jilbab adalah bentuk penghargaan kepada Allah dan upaya untuk menjaga kehormatan diri dari tindakan yang tidak senonoh.

OpiniQu: Kekerasan di Sekolah Kapan Akan Berakhir?

Jadi, bagi para muslimah menghormati hukum Allah dalam kehidupan sehari-hari sangat penting. Sudah selayaknya mereka menjalankan ketaatan ini dengan penuh kesadaran dan takwa, sehingga mereka dapat meraih perlindungan Allah dan menjaga kemuliaan diri.

Dengan demikian, mengenakan jilbab dan menjaga aurat, muslimah dapat meraih perlindungan Allah, menjaga kehormatan diri, dan membangun takwa dalam diri mereka.

Leave a Comment