Ingin Kedudukan Terpuji? Gapai dengan Shalat Tahajud dan Witir

Kasih bintang post

GenQu Media—Shalat Tahajud merupakan salah satu jenis ibadah yang sangat disarankan dalam agama Islam. Keutamaan shalat Tahajud telah diungkapkan dalam Al-Qur’an dan hadis, yang menjadikannya salah satu amalan yang sangat berharga di mata Allah.

Dalam artikel ini, GenQu Media akan membahas tata cara pelaksanaan shalat Tahajud yang benar, serta keutamaannya yang luar biasa.

Keutamaan Shalat Tahajud

Shalat Tahajud memiliki keutamaan yang luar biasa dalam Islam. Allah berfirman,

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

"Dari sebagian waktu malam, sempurnakanlah shalat tahajud sebagai bentuk ibadah tambahan. Semoga Tuhanmu akan mengangkatmu ke tempat yang mulia." (QS. Al-Isra: 79)

Hadis Rasulullah saw. juga menyoroti keutamaan shalat Tahajud. Dari Abu Hurairah ra. Dia marfu’kan (sandarkan) kepada Nabi Muhammad saw, ia berkata:

سُئِلَ أَيُّ الصَّلَاةِ أَفْضَلُ بَعْدَ الْمَكْتُوبَةِ وأَيُّ الصِّيَامِ أَفْضَلُ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ؟ فَقَالَ: أَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ الصَّلاَةُ فِيْ جَوْفِ اللَّيْلِ وَأَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ صِيَامُ شَهْرِ اللهِ الْمُحَرَّمِ

“Nabi saw. ditanya mengenai salat yang paling utama setelah salat wajib dan puasa yang paling utama setelah puasa bulan Ramadhan.’ Lalu Nabi saw. menjawab: ‘Salat yang paling utama setelah salat wajib adalah salat tengah malam, dan puasa yang paling utama setelah puasa bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, Muharam.'” (HR Muslim).

FYP: Adab dan Tata Krama Bukan Sekedar Formalitas

Tata Cara Shalat Tahajud

Tata cara pelaksanaan shalat Tahajud sama seperti shalat pada umumnya. Hanya beda di lafaz niatnya, yaitu:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

“Aku berniat shalat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Taala.”

Waktu Pelaksanaan

Shalat Tahajud dilakukan setelah shalat Isya dan sebelum waktu shubuh. Namun, waktu terbaik untuk melakukannya adalah pada sepertiga akhir malam.

Jumlah Rakaat

Mengenai jumlah rakaat Tahajud, Aisyah rah. berkata,

مَا كَانَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – يَزِيْدُ – فِي رَمَضَانَ وَلاَ فِي غَيْرِهِ – عَلَى إحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً : يُصَلِّي أرْبَعاً فَلاَ تَسْألْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ، ثُمَّ يُصَلِّي أرْبَعاً فَلاَ تَسْألْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وطُولِهِنَّ، ثُمَّ يُصَلِّي ثَلاثاً. فَقُلتُ: يَا رسولَ اللهِ ، أتَنَامُ قَبْلَ أنْ تُوتِرَ؟ فَقَالَ: (( يَا عَائِشَة، إنَّ عَيْنَيَّ تَنَامَانِ وَلاَ يَنَامُ قَلْبِي مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

“Rasulullah saw. tidak pernah menambah (baik dalam bulan Ramadhan maupun di luar bulan itu) lebih dari sebelas rakaat dalam salat witir. Beliau melaksanakan empat rakaat pertama, jadi janganlah kamu bertanya tentang kebaikan atau lamanya rakaat tersebut. Kemudian, beliau melanjutkan dengan empat rakaat berikutnya, jadi janganlah kamu bertanya tentang kebaikan atau lamanya rakaat tersebut. Setelah itu, beliau melaksanakan tiga rakaat terakhir. Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah engkau tidur sebelum melaksanakan witir?’ Beliau menjawab, ‘Wahai Aisyah, mataku tidur, tetapi hatiku tidak.'” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari, no. 1147 dan Muslim, no. 738)

Berdasarkan hadis di atas, Jumlah rakaat shalat Tahajud pada dasarnya adalah sebelas rakaat berikut dengan shalat witir.

Namun, ada berbagai cara untuk melaksanakannya, seperti empat rakaat + empat rakaat + tiga rakaat (witir) atau dua rakaat iftitah + dua rakaat + dua rakaat + dua rakaat + dua rakaat + dua rakaat + satu rakaat (witir).

OpiniQu: Hidup Aman dan Sejahtera di Bawah Naungan Islam

Doa setelah Tahajud

Berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Ibnu ‘Abbas, doanya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّونَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ أَنْتَ إِلَهِي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ.

“Ya Allah, hanya kepada-Mu kami mengucapkan segala puji, Engkau adalah cahaya bagi langit dan bumi. Hanya kepada-Mu kami mengucapkan segala puji, Engkau adalah Penegak bagi langit dan bumi. Hanya kepada-Mu kami mengucapkan segala puji, Engkau adalah Yang Mengatur langit dan bumi serta isinya." Engkau adalah Dzat yang haq. Janji-Mu adalah benar. Firman-Mu adalah benar. Perjumpaan dengan-Mu adalah benar. Surga adalah nyata. Neraka adalah nyata. Para nabi adalah benar. Hari kiamat adalah nyata. Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berserah diri. Hanya kepada-Mu aku beriman. Hanya kepada-Mu aku bertawakal. Hanya kepada-Mu aku kembali. Hanya atas pertolongan-Mu aku berjuang. Hanya kepada-Mu aku mohon keadilan. Maka berilah pengampunan atas dosa-dosaku yang telah terjadi dan yang akan datang, baik yang kulakukan secara tersembunyi maupun yang kulakukan secara terang-terangan. Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau.”

Salat Witir

Setelah menyelesaikan rakaat-rakaat shalat Tahajud beserta doanya, SahabatQu dapat melanjutkan dengan salat Witir. Niatnya sebagai berikut,

اُصَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَ

Ushalli sunnatal witri rak’atan mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta’ālā.

“Saya bermaksud untuk melaksanakan salat sunnah witir satu rakaat karena Allah Taala.”

Niat di atas jika witirnya satu rakaat. Adapun jika witirnya 3 rakaat, niatnya sebagai berikut,

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka’âtin mustaqbilal qiblati adâ’an lillâhi ta’âlâ

“Saya berniat untuk melaksanakan salat sunnah witir tiga rakaat dengan menghadap arah kiblat karena Allah Taala.”

Selajutnya bacalah surat Al-A’la setelah Al-Fatihah pada rakaat pertama, surat Al-Kafirun pada rakaat kedua, dan surat Al-Ikhlas pada rakaat ketiga.

StoryQu: Romantis! Kisah Cinta dalam Diam Ali dan Fatimah

Doa Setelah Witir

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

"Ya Allah, kami memohon kepada-Mu berikanlah kami: keimanan yang abadi, hati yang tunduk, pengetahuan yang berguna, keyakinan yang tulus, perbuatan yang baik, agama yang lurus, dan kebajikan yang melimpah. Kami juga memohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan yang sempurna, dan kami bersyukur atas anugerah kesehatan ini. Kami memohon kepada-Mu juga kecukupan dalam berhubungan dengan sesama manusia. Ya Allah, Tuhan kami, terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, ketundukan, kerendahan hati, dan ibadah kami, dan lengkapilah segala kekurangan kami. Ya Allah, Tuhan yang Maha Penyayang kepada semua yang penyayang. Semoga kesejahteraan tercurah kepada makhluk-Mu yang terbaik, Nabi Muhammad saw, serta keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Dan segala puji milik Allah, Tuhan seluruh alam."

SahabatQu, shalat Tahajud dan Witir adalah ibadah yang penuh keberkahan dan keutamaan. Melaksanakannya dengan penuh khusyuk dan tulus akan mendekatkan kita kepada Allah dan memberikan ketenangan hati. Marilah kita tingkatkan amalan shalat Tahajud dalam kehidupan sehari-hari kita, meraih berkah-Nya, dan mendapatkan tempat terpuji di sisi-Nya.

Leave a Comment