Sukses Studi: Berakhlak dan Berprestasi

5/5 - (1 vote)

GenQu Media—SMPN 1 Ciomas, 3 April 2024 – Live Podcast “Sobat Caring” kembali digelar dengan mengangkat tema inspiratif bertajuk “Sukses Studi, Berakhlak, dan Berprestasi”. Acara ini merupakan program reguler yang bertujuan untuk membahas isu-isu kekinian yang relevan dengan generasi Alpha (SMP) dan Z (SMA, dan Mahasiswa).

Podcast Digelar di Puncak Sanlat

Podcast kali ini merupakan kolaborasi antara Sobat Caring, Sobat Taqwa, Teman Surga, dan SMPN 1 Ciomas, dan diadakan dalam rangka event Puncak Sanlat di SMPN 1 Ciomas. Acara ini dihadiri oleh para siswa SMPN 1 Ciomas yang didampiring para gurunya. Live Podcast ini juga turut dimeriahkan dengan penampilan musik akustik dari Suara Hujan di akhir acara.

Dalam format talkshow inspiratif, podcast ini mengangkat isu-isu penting berkaitan dengan dunia pendidikan, yaitu adab murid ke guru, orang tua, dan sesama, kasus bullying, serta ketidakpercayaan diri (insecure) yang dialami siswa. Pembicara pada acara live podcast ini adalah Kak Jajang Hartono dan Kak Muhammad Saefurohim, dengan Kak Zidni Ilman sebagai host.

Pentingnya Adab Sebelum Ilmu

Dalam obrolan yang ringan, hangat, dan penuh semangat, tema-tema penting tersebut dibahas satu persatu. “Bagaimana adab seorang guru kepada muridnya, atau sebaliknya, murid kepada gurunya?” tanya Zidni, host podcast.

“Dulu, adab itu sangat dijunjung tinggi. Seharusnya, murid menghormati guru, bukan sebaliknya. Guru yang harusnya memiliki adab kepada muridnya, itu terlihat seperti sesuatu yang aneh. Di sekolah, mungkin teman-teman pernah mendengar kasus yang sempat viral di media sosial seperti Twitter, Instagram, bahkan TikTok, tentang seorang guru yang dijegal oleh para muridnya, motor mereka dikempeskan. Bahkan, ada kasus murid membawa parang ke sekolah untuk menghadapi gurunya. Sungguh, hal yang mengejutkan,” ungkap Zidni.

“Dulu, ketika saya SMP, teman-teman dan saya sudah siap rapikan baju dan nunduk jika melihat guru dari jauh. Kenapa? Karena hormat kepada guru begitu besar. Sekarang, anak-anak melewatkan begitu saja, bahkan tanpa melirik. Ini fenomena yang mengkhawatirkan. Ada tiga faktor yang menyebabkan adab berkurang, pertama, faktor keluarga. Kedua, faktor pertemanan. Ketiga, efek media sosial,” jelas Kak Muhammad Saefurohim.

Kak Rohim lanjut menjelaskan, jika di rumah siswa hanya melihat orang tua berantem, anak akan lari ke sekolah mencari kasih sayang. Di sinilah mereka mengekspresikan kekesalan mereka. “Teman-teman harus bisa membedakan mana sahabat yang baik dan mana sahabat yang toxic. Pilihlah sahabat yang bisa meningkatkan kualitas kita,” tegasnya.

Efek media sosial juga sangat besar. Siapa role model mereka? Itu akan mempengaruhi tindakan mereka sehari-hari. Ketika seorang siswa memiliki role model yang tidak baik, adabnya kepada guru akan menurun. “Teman-teman harus bisa mendeteksi tiga hal ini dan segera memperbaikinya,” jelas Kak Rohim. Jadi, untuk bisa sukses studi, siswa perlu memperhatikan adab saat belajar.

Bullying, No Way!

“Oke, kembali ke pembahasan tentang bully yang disampaikan oleh Kang Rohim. Peran media sangat penting dan berpengaruh. Siapa yang suka nonton film dan pernah melihat adegan bully di film? Pasti banyak yang mengingatnya, dan saat itu masuk ke dalam ingatan kita,” tutur Kak Jajang.

Lebih lanjut dia menjelaskan, seharusnya memiliki filter saat menonton, apakah itu baik atau buruk. Standar baik-buruknya tentu mengacu pada ajaran Islam. “Kita harus bisa menyaring informasi dari media, karena tidak semuanya baik. Bahkan, lebih banyak sampah daripada yang bermanfaat.”

Dalam kasus bully, Kak Jajang menjelaskan ada tingkatan yang berbeda, mulai dari verbal hingga fisik. Bully dalam bentuk verbal seperti menghina seseorang, ini sudah tidak benar. “Kita harus menahan diri untuk tidak mengeluarkan kata-kata buruk. Jika hal ini tidak diatasi, bisa saja berujung pada tindakan yang lebih parah, bahkan menyebabkan kematian. Kita sebagai siswa harus menanamkan dalam diri bahwa bully adalah perbuatan buruk dan dilarang dalam Islam.”

Konseling dan Pembinaan

Agar siswa bisa sukses studinya, Sobat Caring juga memfasilitasi mereka. Setelah live podcast selesai, dilakukan follow-up dengan menawarkan layanan konseling gratis Sobat Caring untuk siswa, khususnya siswa laki-laki SMPN 1 Ciomas. Program konseling ini diikuti oleh program pembinaan yang bertujuan untuk memberikan dukungan dan bimbingan kepada siswa yang terjaring dalam program tersebut.

Acara ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi para siswa SMPN 1 Ciomas dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang isu-isu penting yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka serta memberikan dukungan yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut.

Biar kamu dapetin feel dari acara live podcast ini, coba tonton selengkapnya di sini ya: https://www.youtube.com/watch?v=ww0R_R64T1E&t=4071s&pp=ygUMU29iYXQgQ2FyaW5n

Leave a Comment