Kisah Nabi Sulaiman dalam Al-Qur’an: Keajaiban, Kebijaksanaan, dan Teladan

Kasih bintang post

GenQu Media—Kisah Nabi Sulaiman yang terdapat dalam Al-Qur’an merupakan salah satu kisah yang memikat dan penuh hikmah. Beliau adalah putra Nabi Daud as, seorang raja dan nabi yang bijaksana.

Mujahid berkata, “Kerajaan dunia ada empat, dua di antaranya beriman dan dua lainnya kafir. Adapun yang beriman adalah Sulaiman bin Daud dan Dzulqarnain. Sedangkan yang kafir adalah Namrud bin Kanaan dan Nebukadnezar.”

Dalam artikel ini, kita akan mengupas lebih dalam perjalanan hidup, mukjizat, dan sifat-sifat Nabi Sulaiman as. yang menjadi teladan bagi umat manusia.

Seperti apakah kisah Nabi Sulaiman dalam Al-Qur’an? Berikut adalah kisah beliau sebagaimana dikutip dari penuturan Dr. Thariq Suwaidan, pakar sejarah Islam dan dai asal Kuwait.

Artikel StoryQu: Ketika Nabi Musa Membelah Lautan, Di Manakah Terjadinya?

Awal Kehidupan Nabi Sulaiman

Nabi Sulaiman as. lahir di Palestina, kemungkinan di Gaza atau Yerusalem. Namun tahun kelahirannya tidak diketahui secara pasti. Ayahnya, Nabi Daud, adalah seorang nabi dan raja yang bijaksana. Setelah wafatnya Daud, Allah memilih Sulaiman sebagai penerusnya sebagai nabi dan penguasa atas kerajaan tersebut.

Nabi Sulaiman diberkahi dengan ilmu dan hikmah yang luar biasa oleh Allah. Kemampuannya untuk memahami bahasa burung dan bahasa makhluk yang tidak berbicara menjadi salah satu mukjizatnya yang luar biasa. Allah juga menganugerahinya kerajaan yang besar dan kemampuan unik untuk berbicara dengan hewan-hewan dan menguasai jin.

Nabi Sulaiman as. disebutkan dalam Al-Qur’an sebanyak 16 kali dalam 6 surah, yaitu:

  1. Surah Al-Baqarah
  2. Surah Al-An’am
  3. Surah Al-Anbiya
  4. Surah An-Naml
  5. Surah Saba
  6. Surah Sad

Kebijaksanaan dan Keberanian

Nabi Sulaiman dikenal sebagai penguasa yang bijaksana dan adil. Beliau selalu bersyukur kepada Allah atas segala nikmat-Nya dan memiliki kecerdasan luar biasa dalam mengambil keputusan yang menguntungkan bagi rakyatnya. Ia juga merupakan sosok yang berani dalam menghadapi berbagai tantangan dalam pemerintahannya.

Keberanian dan kebijaksanaan Nabi Sulaiman tercermin dalam salah satu kisahnya dengan dua wanita yang datang padanya dengan masalah terkait hak asuh anak. Dalam menghadapi situasi tersebut, beliau menunjukkan kebijaksanaannya dengan mengajak kedua wanita itu membagi anak itu menjadi dua. Tindakan ini mengungkapkan siapa yang benar-benar mencintai anak tersebut dan akhirnya mengungkapkan kebenaran.

Artikel FYI: Inilah Tanda-Tanda Kiamat Sugra dan Kubra

Sifat-Sifat Teladan

Sifat-sifat Nabi Sulaiman merupakan teladan bagi setiap muslim. Keberaniannya dalam menghadapi berbagai tantangan, baik dalam pemerintahan maupun dalam hal ketakwaan kepada Allah, mengajarkan kita untuk tidak takut berbuat benar dan berpegang teguh pada kebenaran.

Keteladanan dalam bersyukur juga menjadi nilai penting dalam hidup Nabi Sulaiman. Beliau selalu menghargai nikmat-nikmat yang Allah berikan dan secara konsisten kembali kepada-Nya dengan rasa syukur dan ibadah yang tulus.

Mukjizat Beliau yang Luar Biasa

Kisah Nabi Sulaiman dalam Al-Qur'an
sumber: canva.com

Kisah Nabi Sulaiman dalam Al-Qur’an digambarkan bahwa beliau dikaruniai beberapa jenis mukjizat yang luar biasa. Allah memberikan Nabi Sulaiman beberapa mukjizat yang luar biasa sebagai bukti kebesaran-Nya. Beliau dapat mengendalikan angin sesuai perintahnya, menguasai bangsa jin untuk melakukan pekerjaan yang bermanfaat bagi kerajaannya, bahkan dapat memahami bahasa makhluk yang tidak berbicara, terutama bahasa burung. Mukjizat-mukjizat ini menjadi bukti atas keesaan Allah dan kekuasaan-Nya.

Mukjizat Nabi Sulaiman as. yang lainnya adalah ketika Nabi Sulaiman dapat memahami bahasa burung dan binatang. Dalam sebuah peristiwa, dikisahkan beliau mendengar seekor semut mengeluarkan peringatan kepada semut lainnya agar masuk ke sarang mereka karena tentara Sulaiman dan pasukannya akan melewati tempat itu. Kisah ini menunjukkan betapa luasnya ilmu dan kebijaksanaan Nabi Sulaiman as. dalam memahami bahasa makhluk ciptaan Allah.

Artikel MotivasiQu: Self Healing dalam Islam untuk Kesehatan Mentalmu

Bersama Ratu Balqis

Salah satu kisah menarik lainnya adalah ketika Nabi Sulaiman bertemu dengan Ratu Balqis. Ketika beliau mendengar kabar dari burung Hud-Hud tentang Ratu Balqis yang menyembah matahari, Nabi Sulaiman ingin memastikan kebenarannya. Dengan kebijaksanaan dan kepiawaiannya, beliau menyampaikan pesan kepada Ratu Balqis agar menyembah Allah semata. Akhirnya, Ratu Balqis tunduk pada perintah tersebut setelah menyaksikan keajaiban di istana Nabi Sulaiman.

Ratu Balqis juga terkagum-kagum dengan kebijaksanaan dan kerajaan Nabi Sulaiman serta istananya yang dipercayai sebagai sungai lantaran lantai marmer yang indah. Ketika Ratu Balqis berjalan di atasnya, dia mengira itu adalah sungai hingga Nabi Sulaiman as, memberitahunya bahwa sebenarnya itu adalah lantai istana.

Kematian Nabi Sulaiman

Allah menetapkan kematian bagi setiap makhluk, termasuk Nabi Sulaiman. Ketika beliau bersandar pada tongkatnya, tiba-tiba kematian menjemputnya. Ini menjadi pelajaran bagi siapa pun tentang pentingnya persiapan dan kepatuhan kepada Allah karena kematian bisa datang kapan saja.

Demikianlah kisah Nabi Sulaiman dalam Al-Qur’an merupakan kisah yang sarat hikmah dan teladan bagi umat manusia. Dengan kebijaksanaan, keberanian, dan ketundukan kepada Allah, beliau menjadi sosok yang dihormati dan diingat oleh seluruh umat Islam. Mukjizat-mukjizatnya menjadi bukti atas kebesaran Allah dan kebenaran risalahnya. Semoga kisah beliau selalu menginspirasi kita untuk hidup bertaqwa dan mengikuti jejaknya dalam mengemban tugas sebagai hamba Allah yang shalih.

Leave a Comment